Sabtu, 07 September 2013

Treasure Hunt Evaluation Report

Pada pertemuan Introductory Program hari Sabtu, 7 September 2013 yang dilaksanakan oleh Prasetiya Mulya ini seluruh peserta melakukan beberapa kegiatan. Kegiatan yang dilakukan pada IP pertemuan ke 7 ini tentunya berbeda dengan kegiatan yang dilakukan pada pertemuan pertemuan IP sebelumnya. Pada hari tersebut, seluruh peserta diwajibkan untuk mengikuti permainan yang dapat disebut dengan Treasure Hunt.

Treasure Hunt memiliki peraturan peraturan tersendiri. Permainan tersebut merupakan permainan yang terdiri dari sepuluh pos, dimana pada setiap pos tentunya permainan yang disediakan berbeda dan memiliki moral atau value yang berbeda pula. Pada setiap pos, masing masing memiliki clue yang berbeda. Dan setelah melakukan permainan pada pos pos yang tersedia, seluruh peserta akan mendapatkan nilai poin sesuai dengan hasil kerja mereka pada permainan yang ada.

Diawali dengan berkumpul di lapangan belakang, seluruh peserta IP yang terdiri dari 68 kelompok, dibagi lagi menjadi beberapa kelompok besar. Ada kelompok Sule yang terdiri dari kelompok 1 sampai 7, kelompok Doyok terdiri dari kelompok 8 sampai 14, kelompok Tessy dari kelompok 15 sampai 21, kelompok Olga Syahputra dari kelompok 22 sampai 28, Opik Kumis dari kelompok 29 sampai 35, Budi Anduk dari kelompok 36 sampai 42, Arya Wiguna dari kelompok 43 sampai 49, Bolot dari kelompok 50 sampai 56, krlompok Kiwil dari kelompok 57 sampai 62, dan yang terakhir kelompok Aming yaitu dari kelompok 63 sampai 68.

Setelah pembagian kelompok besar, masing masing dari kelompok diberikan clue yang berbeda beda untuk menuju pos pertama. Kelompok 44 tergabung dalam kelompok besar Arya Wiguna. Pada pos pertama, kami mendapat clue “No backpack no sleepers”. Kami diminta untuk mengetahui apa arti dari clue yang telah diberikan. Dan ternyata maksud dari kalimat tersebut melambangkan perpustakaan yang berada di Prasetiya Mulya.

Sesampai nya di pos pertama, kami bertemu dengan kakak kakak Lodestar dan PD. Disana mereka menyampaikan permainan yang ada di pos tersebut dengan ketentuan tertentu. Pos pertama memiliki peraturan permainan yaitu kami dalam satu kelompok harus membuat sebuah lingkaran, lalu berhitung dari 1 dan berurutan. Uniknya, pada permainan ini kami diminta untuk berkata “DOR!” apabila angka yang akan disebut itu kelipatan tiga ataupun terdapat angka tiga. Kelompok kami berhasil melakukan hitungan sampai angka 54 pada sesi pertama, dan pada sesi kedua kami berhasil sampai angka 69. Dan ternyata kelompok kami berhasil memenangkan permainan pada pos pertama tersebut, dan kami diberi poin +20. Pelajaran yang dapat diambil dalam permainan pos pertama yaitu kita dilatih agar dapat memiliki strategy serta konsentrasi tinggi dalam suatu hal. Selain itu, value yang kami dapat dari pos tersebut yaitu kami harus lebih berhati hati sebelum bertindak atau berbuat.

Setelah menyelesaikan permainan pada pos pertama, kami diberi clue lain yaitu “posisiku berada dalam telur yang berkapasitas 450 orang”. Kami mengkonklusikan bahwa tempat tersebut yaitu berada di sekitar auditorium. Setelah sampai di pos kedua, kami diberi perintah baru untuk menyelesaikan permainan di pos kedua tersebut. Permainan tersebut bernama “Circle Hand”. Pada pos ini, kami diminta untuk membuat lingkaran lagi dengan menjabat tangan kanan dengan orang sebrang dan tangan kiri yang bebas memilih tangan mana saja yang akan dipegang, namun peraturannya kami tidak boleh memegang tangan teman yang berada disebelah kita. Kita diberi waktu untuk menyelesaikan tumpukan tangan yang bergandeng agar menjadi sebuah lingkaran dengan tangan yang masih bergandeng namun menjadi lingkaran utuh, bukan lingkaran dengan tangan kusut. Kami berhasil menyelesaikan permainan tersebut. Strategi yang kami lakukan yaitu kami mempercayai sesama untuk mengatur perubahan posisi dalam lingkaran yang kusut tersebut, kami mengatur perubahan tersebut secara bergantian. Kami berhasil meraih posisi kedua dan mendapatkan poin tambahan +15. Moral serta value yang kami raih dalam pos tersebut yaitu sebelum melakukan hal kita sudah harus memiliki strategy tersebut agar tidak membuang waktu selain itu saling mempercayai sesama dalam menyelesaikan permasalahan kelompok.

Pada pos ketiga, kami mendapat clue “Aku berada di lantai 3 dan ruangan saya dapat digabung dengan ruangan sebelah”. Tempat tersebut terletak di gedung Eka Tjipta Widjaja tepatnya pada ruangan 301. Pada pos tersebut, permainannya berupa permainan cerdas cermat. Disana kami bersaing melawan enam kelompok lainnya menjawab pertanyaan pertanyaan sekitar Prasetiya Mulya yang telah diberikan oleh kakak PD dan Lodestar yang menjaga di pos tersebut. Pada pos tersebut kami berhasil memimpin diurutan pertama, kelompok 44 berhasil menjawab banyak pertanyaan yang diberikan. Kamipun meraih poin +5 pada pos tersebut. Banyak yang kami pelajari tentunya dalam pos tersebut, antara lain kerja sama dengan kelompok, komunikasi yang tentunya sangat diperlukan dalam setiap kelompok, wawasan yang luas, dan masih banyak lagi yang dapat kami pelajari.

Clue yang kami dapat berikutnya yaitu “Disini kami dapat melakukan pembayaran pelajaran kuliah serta membuat jadwal dengan FM”. Di depan admission merupakan tempat pos berikutnya. Disini kami mengikuti game “Love your team”. Disini kami diminta untuk menghafal data pribadi setiap anggota kelompok yang telah kami buat masing masing semalam. Setelah menghafal, pengetahuan kami mengenai teman sekelompok kami diuji, apakah kami ingat atau tidak. Menurut kami, game ini termasuk menantang. Pelajaran yang kami petik dari pos keempat yaitu kita harus belajar mengetahui lebih dalam mengenai teman kita sendiri.

“Opera” merupakan clue berikutnya. Didekat sebrang gedung Eka Tjipta Widjaja merupakan tempat pos berikutnya yang kami datangi. Disana sudah tersedia ember dan beberapa helai tali rafia. Pada pos tersebut, kami diminta untuk memindahkan ember yang berisi air tersebut hanya dengan 5 helai tali yang tidak boleh diikatkan kepada ember. Kami menemukan solusinya, dan akhirnya kami berhasil meraih posisi pertama tercepat dalam memindahkan ember tersebut. Ternyata strategi yang kami buat tidak salah. Pelajaran yang kami dapat sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pos pos sebelumnya, yaitu strategy yang harus kami buat sebelum proses penyelesaian masalah dimulai, kerja sama dengan kelompok, fokus kepada sebuah permasalahan, dan lain sebagainya.

Pada pos keenam, merupakan pos terakhir kami dalam sesi pertama dalam “Treasure Hunt”. Pos keenam yaitu pos “Prasmulyan pintar”. Disini kami dibagi menjadi dua, lima menebak kata, lima lagi membantu mengarahkan kata yang akan ditebak oleh temannya. Permainan ini bisa dibilang serupa dengan acara televise yang sedang booming, yaitu “Eat Bulaga”. Kelompok 44 mendapatkan tema artis dalam permainan tersebut. Diakhir permainan, kelompok 44 hanya berhasil menebak dua artis dari sepuluh artis yang ditanyakan. Moral serta value yang didapat lagi lagi yaitu kerja sama serta konsentrasi yang harus dimiliki setiap individual dan juga kelompok agar dapat menyelesaikan tugas dengan cepat dan memuaskan.

Setelah pos keenam kami lewati, kami diberi waktu istirahat selama satu jam, setelah itu kami diminta untuk melanjutkan perjuangan kami hingga ke pos sepuluh. Pada pos tujuh, kami diberi clue  “T.P.A.P.M.B.S.” atau bisa juga disamakan dengan tempat pembuangan akhir. TPA pada prasmul terletak didekat lapangan basket belakang Prasetiya Mulya. Disana, kami diminta untuk bermain menjadi si bisu, si tuli, dan si buta. Diminta satu perwakilan menjadi bisu, satu menjadi tuli, dan selebihnya menjadi si buta. Si bisu diminta untuk mengarahkan perjalanan si buta, sementara si tuli membantu si bisu yang hanya bisa menggerakkan anggota tubuhnya sebagaimana cara mereka mengungkapkan cara mereka bicara. Dan si buta diminta untuk memungut sampah sampai yang berserakan yang sudah disebar oleh kakak kakak Lodestar dan PD. Kami berhasil mengumpulkan semua sampah. Dan kami mendapatkan moral berupa kesabaran, saling percaya sesama, dan lagi lagi strategy.

Pos kedelapan merupakan pos yang memiliki clue “Kami paling dekat dengan dapur”. Itu merupakan salah satu tempat parkir Prasetiya Mulya. Disana kami bermain “Make your own dragon”. Kami diminta untuk menyusun seluruh atribut yang kami miliki untuk dibuat sebuah garis panjang. Garis dengan susunan susunan barang terbanyak merupakan pemenangnya. Terdapat dua sesi dari permainan tersebut, pada sesi kedua kami digabung dengan satu kelompok lain. Dan senangnya, kami berhasil meraih posisi terbaik dalam pos ini. Dalam permainan tersebut, hal yang paling dapat kami pelajari yaitu kerja sama kelompok, saling menyemangati satu sama lain, kesigapan seseorang, serta kami dilatih untuk melihat peluang, contohnya barang apa saja yang memungkinkan untuk kita gunakan dalam permainan tersebut.

Dalam pos Sembilan, kami diberi clue “Semua berawal dari sini”. Maksud dari clue tersebut yaitu Lobby. Sesampainya disana, kami diberi instruksi untuk menggunakan tiga lembar koran. Koran tersebut disimbolkan sebagai perahu. Kita harus menaiki koran tersebut, dan seluruh anggota harus menginjak koran tersebut tanpa keluar dari koran dan harus berhasil berjalan sampai titik yang sudah ditentukan. Walaupun tidak berhasil dalam pos ini, namun tetap banyak hal yang dapat kami pelajari dari pos Sembilan ini. Yaitu saling kerja sama dan selalu percaya dengan teman, fokus dalam bertindak serta yang paling penting strategy untuk memecahkan permasalahan yang ada.

Pada pos terakhir, kami diberi clue “kami dikelilingi oleh warna hijau, orange, putih, hitam dan pink”. Itu merupakan kantin, disana kami diberi keterangan mengenai permainan terakhir, yaitu tebak lagu dengan pantomim. Pada permainan tersebut kami berhasil menebak 21 lagu dari 25 lagu. Disana kami belajar untuk sabar dan lebih berkomunikasi dengan sesama anggota kelompok. Diakhir seluruh poin yang kami dapat dari masing masing pos dijumlah, dan kami mendapatkan poin sebesar 133.


Pada akhirnya, semua kami lakukan untuk melihat apa saja pelajaran berharga yang harus kami pelajari. Diantaranya adalah strategy yang harus kami pikirkan, kerja sama dengan kelompok, komunikasi antar anggota kelompok, konsentrasi, serta rasa sabar dan toleransi kepada sesama anggota kelompok. Kami merasakan hal positif yang kami dapatkan setelah mengikuti sepuluh pos yang ada di “Treasure Hunt” tersebut, yaitu kami merasa semakin kompak dan mengerti satu sama lain. Kami bangga dengan anggota anggota di kelompok 44. Kami berharap kedepannya kami dapat mempertahankan kekompakan yang kami dapatkan serta dapat semakin mengerti satu sama lain dan dapat meraih hal hal yang terbaik dalam Introductory Program 2013 ini, dan kami akan buktikan bahwa kami dapat berubah sesuai tema yang ada pada IP 2013 ini yaitu “Change”, dan tentunya berubah kearah yang positif.

IP Pertemuan ke-8 : Komodo The Explorer

Pada hari ini kami menjalani IP hari ke 8 kami tetapi hari ini adalah hari yang beda dari biasanya di karenakan kami sudah harus berkumpul pada jam 8 Pagi hari  untuk menjalankan aktivitas IP yaitu ‘Treasure Hunt” sedikit penjelasan tentang Treasure Hunt adalah sebuah games yang terdiri dari 10 pos yang akan kami jalankan di setiap pos memiliki permainan yang berbeda dan memiliki sebuah clue agar bisa meneruskan ketempat lainnya.

Di pagi hari kami seperti biasa melakukan kegiatan berdoa dan bernyanyi mars “prasetiya mulya” setelah itu Penegak Disiplin kami yaitu kak Anca memeriksa atribut dan tugas yang telah di suruh di hari sebelumnya yaitu Curiculum Vitae (CV) dan Cover Letter (CL) yang kami dapat kumpulkan dengan lengkap dan sempurna. Sayangnya hari ini 2 anggota kami terlambat masuk dan 1 orang lainnya tidak memakai baju merah sehingga sudah pasti kami mendapat pengurangan poin. Kami juga membawa tugas lainnya yaitu membawa 2 buah bibit pohon yang akan di tanamkan di kampus agar terlihat lebih indah dan tidak gersang

Kita melakukan Treasure Hunt di mulai pada jam 9 pagi. Kami di bagi kelompok lagi bersama kelompok 43 hinggan kelompok 49 bernama “Arya Wiguna” kami memiliki waktu sekitar 30 menit di setiap posnya.
Akhirnya kami pun memulai permainan Treasure Hunt di awali game pertama yang terletak di depan perpustakaan adalah menghitung dari 1 tetapi setiap angka 3 dan kelipatan 3 di ganti dengan kata “dor” setelah itu kami melanjutkan ke pos Circle Hand yaitu kami di tuntut agar dapat keluar dari tangan kami yang telah terhubung secara acak dengan dengan kami.pos ketiga kami adalah Cerdas Cermat disini kami harus melakukan sesi tanya jawa dan mengangkat tangan terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan rebutan sesuai pengetahuan prasetiya mulya.

Kami melanjutkan perjalanan kami ke pos Love Your Team disini kami menjawab bersama pertanyaan tentang/sehubungan dengan biodata kami seperti asal sekoah,hobby,dan fim favorit walaupun ada beberapa pertanyaan yang kami tidak bisa menjawab dengan baik tapi kami tetap dapat menyelesaikan pos tersebut
Setelah itu kami pindah ke pos yang ber clue Opera disanaa kami bermain dengan mengunakan tali rafia dan di wajibkan memindahkan sebuah ember berisikan air dari start hingga finish.dan di akhir Treasure Hunt part 1 (yang terpotong makan siang.kami bermain di pos “Prasmul Pintar” permainan di pos ini seperti melakukan permainan di salah satu tv di Indonesia yaitu Eat Bulaga tetapi disini kami bermain dengan alat lebih sederhananya dan jarak yang jauh serta suara2 dari kelompoklain membuat game ini terlihat lebih sulit di bandingkan  game di tv.

Setelah itu kami dapat beristirahat selama 50 menit untuk makan siang istirahat dan sholat.setelah itu kami melanjutkan Treasure Hunt kami di games ke 7 yaitu berada di TPA PMBS yang berada di ujung parkiran Prasetiya Mulya disana kami harus membersihkan sampah seperti kertas,plastik dan kaleng yang telah kami bawa sendiri. Tetapi disini kami tidak hanya membersihkan sampah melainkan harus membersihkan sesuai instruksi dari teman kami di karenakan kami harus menutup mata untuk membersihkannya.

Pos berikutnnya terletak di belakang dapur kantin disini kami harus membuat jarak yang panjang dengan benda2 yang kami bawa seperti sepat, kaos kaki,buku dan lain lainnya.tetapi ada satu kelompok yang membawa solatip dan lakban itu di anggap fair di karenakan itu adalah barang dan akhirnya kami dapat bergabung dengan kelompok itu untuk membuat sebuah jarak yang sangat panjang.

Pos 9 terletak dimana pertama kali semuanya di mulai yaitu di lobby utama kampus prasetiya mulya disana kami melakukan lomba dengan mengunakan Koran yang kami hijak dan harus di buat terus berjalan tetapi kaki kami tidak boleh keluar dari Koran tersebut.

Pos terakhir kami terletak di kantin disana kami di kumpulkan dan bermain sebuah permainan dengan mengunakan isyarat karena kami tidak boleh mengeluarkan sepatah kata pun dan teman kami harus menebak isyarat itu yang berartikan sebuah lagu.

Kami sangat senang dapat bermain di “treasure hunt” walau sangat melelahan tetapi rasa capek pun tidak terasa di karenakan kami selalu fokus dan bersemangat di setiap gamesnya. Banyak pelajaran yang kami dapat dari permainan-permainan tersebut seperti kerjasama, komunikasi, kesabaran, mengingat, kreatifitas dan banyak lagi pelajaran berharga lainya.

Setelah menyelesaikan treasure hunt tersebut kami kembali ke tempat IP seperti semula. Kami disana menyaksikan penampilan yel-yel kelompok lain. Kami juga diajari jargon untuk menjawab ungkapan “Selamat Pagi”. Gerakannya pun sangat lucu bahkan beberapa lodestar menantang battle gerakan dengan prasmulyan 2013. Sampai-sampai Kak Wandi pun menjadi finalis dalam battle tersebut. Kak Wandi yang biasanya terlihat berwibawa, seketika berubah menjadi sangat lucu dan kocak sehingga mengundang gelak tawa. Selain itu kami juga mendengarkan presentasi salah satu bisnis development mahasiswa prasmul, Cote. Penjelasannya sangat menarik dan membuat kami penasaran akan rasa dari Cote tersebut.

Sore itu kami juga memilih sub tema untuk MYOP kami. Kami pun memilih sub tema Fashion sebagai sub tema kami. Kami berharap dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Setelah itu kami juga diberikan tugas lagi oleh Kak Wandi berupa wawancara dengan bisnis development yang dijalankan kakak kelas kami serta ada evaluasi Treasure Hunt.

Setelah semua selesai, kami ditunjukkan poin yang kami kumpulkan. Kami kembali harus rela untuk hampir menang. Poin kami berada di urutan kedua terpaut sedikit dari best team hari itu. Walaupun kecewa, kami tetap senang dan semakin bersemangat untuk menambah poin kami agar di hari puncak nanti, kami bisa memperoleh predikat best team.

IP hari ini sangat sangat menyenangkan walaupun melelahkan. Kami sebagai kelompok semakin dikuatkan dengan value-value yang didapat melalui kegiatan hari ini. Kami juga semakin mengenal satu sama lain dan semakin memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing. Semoga saja, kami bisa terus mempertahankan kekompakan dan kerja sama kami hingga nanti kami lulus dari Prasmul walaupun nanti kami mungkin sudah tidak sekelompok lagi.





IP Pertemuan ke-7 : Selamat Ulang Tahun, Prasmul!

Setelah melewati malam-malam melelahkan untuk mengerjakan buku angkata, booklet panitia IP, dan wawancara kakak kelas, kami pun berhasil meyelesaikannya. Kami pun bersiap mengikuti pertemuan IP ke-7 dengan perasaan optimis. Sayangnya salah satu anggota kami, Derian, tidak bisa mengikuti IP dari awal karena masih harus mengikuti kegiatan perkuliahannya. Kami mengawali pertemuan IP dengan berdoa dan menyanyikan lagu Mars Prasetiya Mulya. Berhubung kami sangat bersemangat dan kebetulan duduk di paling depan, Dennis terpilih untuk memimpin doa. Sayangnya pada saat pengumpulan tugas, ada 1 hal yang membuat kami ketar-ketir  yaitu telur kesayangan kami. Telur itu sebenarnya sudah retak sejak kemarin. Namun hari ini semakin parah dan ketauan sama kakak PD.

                Untungnya setelah itu kami disuguhi dengan parody dari the worst group yang bertemakan “Sikat Gigi”. Parodinya agak kurang jelas namun cukup menghibur dan membuat tertawa. Setelah itu kakak MC mengadakan pop quiz namun kelompok kami tidak mendapat giliran.

                Acara utama hari ini adalah perayaan ulang tahun Prasetiya Mulya Business School yang ke-31. Kue ulang tahunpun dibawa oleh kak Olsheby dengan mengundang kak Amir selaku ketua Student Board 2013-2014, Pak Farel, kak Stefani, perwakilan PD, Lodestar, dan beberapa kakak kelas lainnya.

                Kami kembali mendapatkan materi. Namun kali ini materinya sedikit berbeda. Yang menyampaikan materi adalah salah satu grup business development angkatan 2011. Bisnis yang ditampilkan bergerak di bidang industry kreatif yaitu parfum. Parfum tersebut sangat unik dan menarik. Parfum tersebut dapat menggambarkan kepribadian yang membeli. Parfum tersebut dapat menggabungkan 2 jenis essense sesuai keinginan pembeli. Kakak-kakak kelompok FVME tersebut menjelaskan dengan apik bagaimana awal membangun dan mengembangkan bisnis. Penjelasan tersebut sangat menginspirasi dan memotivasi kami untuk nantinya juga membangun bisnis bersama team kami.
                Setelah itu kami pun kembali menerima evaluasi. Evaluasi hari ini lebih lama dari pada kemarin. Kembali lagi buku angkatan kami jadi masalah. Beberapa kelompok ada yang belum ditanda tanganin karena mereka mengganti ulang bukunya. Booklet kami pun tidak jauh berbeda dari buku angkatan. Booklet beberapa orang terlihat sangat tidak layak dan sobek. Ada juga booklet yang di fotokopi. Hasil wawancara dengan kakak kelas pun tak luput dari evaluasi. Meskipun tak sebanyak evaluasi 2 tugas lainnya, namun terjadi beberapa kesalahan dalam pembuatan wawancara tersebut di antaranya kesalahan format baik spasi maupun paragrafnya. Begitu juga dengan tugas SB-E Book yang dipost tidak tepat pada waktunya
.
                Begitu banyak terjadi kesalahan yang terjadi dalam SB ini. Semua ini terjadi karena kurangnya koordinasi antar kelompok dan ini menjadi suatu pelajaran yang berharga karena  kekompakan adalah suatu hal yang sangat sulit untuk dapat dilakukan. Pelajaran yang berharga ini akan kami ingat karena semua kesalahan yang terjadi adalah motivasi untuk dapat berbaik menjadi lebih baik dan mencoba yang terbaik dalam segala hal.

Setelah evalusi, kami melakukan beberapa tugas tambahan. Ka Wandi yang kecewa dengan perilaku kami, malas untuk memberi tugas karena menganggap kita tidak melakukan tugas sebaik mungkin. Oleh karena itu, ia memanggil seseorang untuk membacakan tugas selanjutnya.

Tugas selanjutnya pun dibacakan oleh Emir, salah seorang teman kami. Tugas yang diberikan ada 2 tugas. Tugas yang pertama adalah tugas make your own product. Di tugas ini, kami harus membuat suatu usaha bisnis yang bertemakan Indonesian Culture and Heritage. Dan tugas yang kedua adalah tugas CV dan cover letter mengenai diri kita yang akan membuat sebuah lamaran kepanitian dalam suatu acara yang dibuat ole SB.


Setelah kami mendengarkan penjelasan tugas-tugas yang diberikan, pertemuan diakhiri dengan penghargaan the best team dan the worst team. Setelah itu, kami menyanyikan lagu Mars Prasetiya Mulya dan kami melakukan doa dan mengakhiri kegiatan IP kami pada hari ini.

Kami belajar untuk menjadi angkatan yang solid dan harus menjaga nama baik Prasmul dimana pun kami berada. IP ini akan kami jadikan pelajaran untuk selanjutnya tidak mencemarkan nama baik Prasmul. Pada IP hari ini kekompakan kelompok kami pun semakin solid dan semakin bersemangat mengikuti IP. Kami mulai aktif bertanya, menjawab dan menajdi volunteer. Walaupun hari ini melelahkan namun kami menikmati IP ini dengan senang hati. Tetap semangat komodo! We can do it!

Kamis, 05 September 2013

IP Pertemuan ke-6 : Tragedi Buku Angkatan


Dimulai kembali hari ini Kamis, 5 Spetember 2013 pada waktu 18.00. Seperti biasa kelompok-kelompok dari angkatan 2013 mulai berdatangan ke dalam ruang IP dengan menggunakan atribut-atribut mereka yang harus diperiksa oleh para PD. Setelah diperiksa, 15 menit pun sudah terlewat sehingga ruang IP pun harus ditutup. Seperti pertemuan-pertemuan IP yang sebelumnya, aktivitas IP pun dimulai dengan doa kepercayaan masing-masing dan menyanyikan lagu mars Prasetiya Mulya.

Setelah lagu mars Prasetiya Mulya dinyanyikan, MC mengajak maju anggota yang harus menampilkan parodi yang bertemakan “Captain Tsubasa” karena mendapat predikat worst group, tetapi karena waktu yang berdekatan dengan sholat maghrib, maka penganut agama islam dipersilahkan untuk melakukan sholat maghrib.

Setelah sholat maghrib dilakukan, parodi pun dimulai. Parodi dilakukan oleh kelompok 23. Parodi tersebut awalnya terasa membosankan namun menjelang akhir penampilan, kelompok 23 menampilkan atraksi memainkan bola sepak dengan sangat atraktif dan lucu. Penonton pun bertepuk tangan dengan meriah untuk penampilan mereka. Setelah itu ada satu kelompok yang diberi kesempatan untuk menampilkan yel-yelnya.

Acara utama pun dimulai yaitu beberapa penjelasan mengenai career point, curiculum vitae, dan cover letter. Career point dijelaskan oleh Mbak Dhita, di mana career point merupakan nilai yang didapatkan dari kegiatan-kegiatan non akademis yang dilakukan oleh mahasiswa Prasetiya Mulya. Career point didapatkan dari beberapa hal antara lain keikutsertaan mahasiswa akan suatu organisasi intern Prasetiya Mulya misalnya Student Board, Owl Club, SAC, dan lain sebagainya, berbagai kepanitiaan, bisnis yang telah berjalan (usaha tingkat menengah), menjadi pembicara di beberapa acara tertentu, dan mengikuti berbagai perlombaan baik hanya sebagai peserta maupun pemenang. Dan masing-masing kegiatan non akademis itu mendapat point sesuai dengan kebijakan Prasetiya Mulya dan tingkat kepentingannya, misalnya jika memiliki bisnis, point akan semakin besar jika usahanya berkembang semakin besar. contoh lainnya jika kita mengikuti kegiatan, semakin besar regionalnya, pointnya semakin besar. Selanjutnya penjelasan mengenai curiculum vitae diberikan oleh kak Vincent Julnardo. Curiculum vitae berisi profil kita beserta working experience, skill, organisational experience, dan lain sebagainya.

Setelah penjelasan-penjelasan tersebut selesai, Kak Wandi sebagai ketua divisi acara mulai naik ke panggung dan membahas tugas angkatan kami yaitu buku angkatan. Buku angkatan kami memang sangat kacau dan tidak dapat terselesaikan dengan baik seperti janji kami di hari sebelumnya. Seluruh PD sangat marah dan kecewa terhadap kami dan mengharapkan penjelasan serta penyelesaian yang tepat bagi angkatan kami ini. Akhirnya setelah beberapa lama yang penuh keheningan dari kami dan bentakan-bentakan dari para PD, kami diberikan kesempatan ketiga untuk membenarkan dan menyelesaikan buku angkatan tersebut dengan syarat, besok hari Jumat, 6 September 2013 semua buku angkatan dari setiap mahasiswa Prasetiya Mulya angkatan 2013 HARUS sudah sempurna. Setelah itu Kak Wandi memberikan tugas yang harus dikerjakan baik secara kelompok maupun untuk angkatan, dimana untuk kelompok tugasnya adalah mewawancarai Student Board dan cleaning service atau satpam dengan tema dan ketentuan yang berlaku. Sementara untuk tugas angkatan adalah tugas untuk membuat film dengan beberapa ketentuan yang dijelaskan. Panitia meminta PIC berjumlah 3 orang untuk datang ke meja acara di akhir IP dan salah satu diantaranya adalah anggota kelompok kami yaitu Jeremy Tanaja. Kami sungguh berharap agar Jete dan kawan-kawan PIC bisa mengerjakan tugas tersebut dengan sebaik-baiknya tanpa cacat.

Acara hari ini ditutup dengan laporan evaluasi dari kak Enggar dan pembacaan best team serta worst team untuk IP hari ke-6. Beruntung hari ini, kelompok kami kembali dalam performa terbaik meskipun belum memegang hand band putih. Nilai kami jauh meningkat dari hari sebelumnya. Semoga saja poin kami bisa terus bertambah dan kami bisa terus memberikan yang terbaik hingga IP hari terakhir. Kemudian seperti biasa, doa dan mars Prasetiya Mulya mengakhiri pertemuan IP.

IP hari ini merupakan IP yang lumayan bikin pegel-pegel karena harus duduk tegak tidak gerak-gerak serta bikin stress. Kami juga sangat merasa bersalah karena membuat PD bekerja lagi untuk memeriksa tugas buku angkatan kami yang gagal, begitu juga kepada panitia divisi yang telah berjuang menyiapkan tugas-tugas untuk IP namun tidak dapat kami selesaikan dengan baik. Rasa bersalah yang lain adalah karena kami tidak sepenuhnya berkontribusi terhadap pembuatan buku angkatan. Karena itu di kesempatan ketiga ini, kami akan berjuang dengan sepenuh hati untuk benar-benar berkontribusi hingga buku angkatan dapat terselesaikan dengan baik. Pelajaran hari ini adalah Peduli. Peduli sama teman yang lain. Kalo bisa ngerjain bersama, kenapa enggak? Selain peduli kami juga merasa perlu terus mengevaluasi dan memperbaiki diri agar kesalahan-kesalahan yang kemarin tidak terjadi lagi.
Tetap semangat komodo :)

SB e-Book










Rabu, 04 September 2013

IP Pertemuan ke-5 : Minus 15

Pada hari ini, Rabu, 4 September 2013 kami kelompok 44 kembali mengikuti IP di mana hari ini merupakan hari ke-4 dari introductory program yang masih harus kami jalani hingga 6 hari ke depan. Introductory program dilaksanakan di lapangan basket belakang seperti biasanya dengan ketentuan waktu, pintu mulai dibuka pada pukul 19.00 dan acara sendiri dimulai 15 menit setelahnya tepatnya pukul 19.15. Mengapa ip hari ini diadakan lebih malam dari biasanya? Hari ini merupakan hari pertama kami belajar secara resmi sebagai mahasiswa dan mahasiswi Prasetiya Mulya Business School, selain itu para kakak pembimbing pun sudah mulai memasuki semester baru perkuliahan, karena itu IP sebagai acara yang diselenggarakan secara resmi oleh pihak Prasetiya Mulya tidak mengganggu kegiatan perkuliahan melainkan berjalan selaras.

IP yang kami lakukan hari ini dimulai dengan agak berbeda karena kami semua diharuskan menggunakan atribut lengkap sebelum memasuki ruang kegiatan ip. Seperti biasa, acara dimulai dengan doa bersama menurut agama dan kepercayaan masing-masing kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mars Prasetiya Mulya. Acara dibuka oleh para mc dengan bersemangat, di mana acara pertama adalah parodi yang ditampilkan oleh kelompok 12 dengan tema pujangga dan menurut kami parodi tersebut ditampilkan dengan cukup baik. Selanjutnya kami semua diharapkan untuk menampilkan yel-yel kelompok. Kelompok kami yaitu kelompok 44 diberikan kesempatan untuk menampilkan yel-yel sebagai pembuka. Walaupun sedikit kurang kreatif namun kami dapat menampilkan yel-yel kebanggaan kelompok kami dengan kompak dan cukup baik. Tanggapan positifpun kami terima dari lodestar kami yaitu kakak Fernald Albert yang memuji yel-yel kelompok. Kelompok-kelompok lainpun kemudian melanjukan memamerkan yel-yel kelompok masing-masing yang serba kreatif dan cukup baik.

Setelah melihat beberapa yel-yel kelompok, ketua divisi acara, kak Wandi mulai mengevaluasi tugas-tugas kami antara lain tugas social event dan tugas wawancara yang dikatakan mengecewakan karena tidak ada perwakilan angkatan yang datang ke meja acara untuk membicarakan social event dan karena kami dianggap tidak respect dalam mewawancarai para kakak kelas. Untuk itu kami diberi kesempatan mengirimkan perwakilan malam ini juga dan diperingatkan untuk lebih sopan dalam mewawancarai kakak kelas. Selanjutnya kak Wandi akan membacakan tugas untuk keesokan harinya seperti yang biasa dilakukan olehnya. Namun saat kami sedang bersiap-siap untuk menulis, kak Wandi berkata bahwa tidak ada tugas untuk keesokan harinya. Wajah kami semua sontak terangkat dan menyunggingkan senyuman lega. Kami sungguh bersyukur atas kebijakan kakak-kakak tersebut.

Setelah itu kak Enggar gantian mengevaluasi tugas individu kami yaitu essay yang dianggap mengecewakan juga karena terdapat kesalahan pada margin dan format paragraf. Kamipun berjanji akan mengerjakan tugas-tugas selanjutnya dengan lebih baik lagi dan akan berhasil menyelesaikan ip 2013 dengan sesempurna mungkin.

Acara penutup yang ditunggu-tunggu yaitu ditampilkannya jumlah point masing-masing kelompok pada hari ini. Untungnya kami bukanlah kelompok dengan nilai terendah, namun sayangnya kami juga bukan kelompok dengan perolehan nilai tertinggi. Yang membuat kami kecewa adalah karena kami mendapatkan point -15 pada hari ini padahal kami merasa sudah melakukan setiap tugas dengan baik dan kemarin juga telah memperoleh nilai yang cukup tinggi.

IP ke-4 ini ditutup dengan menyanyikan lagu mars Prasetiya Mulya kembali dan diakhiri dengan berdoa. Setelah dibubarkan, kami diberitahu bahwa kesalahan kami terletak pada paragrafnya sehingga nilai kami berkurang banyak. Walaupun sangat sedih, kami berusaha belajar dari kesalahan kami dan untuk selanjutnya berjanji akan lebih teliti lagi dalam mengerjakan tugas-tugas selanjutnya. Kami pun berfoto dan saling menguatkan satu sama lain.

Hari ini merupakan IP yang sangat berkesan bagi kelompok kami karena akhirnya kami menampilkan yel-yel kelompok untuk pertama kalinya dan mendapatkan pengurangan point yang begitu banyak. Kami belajar banyak hari ini yaitu belajar berani untuk tampil, belajar menerima kesalahan dan tidak saling menyalahkan satu sama lain serta selalu kompak dan mau terus berjuang. Dan yang paling menggembirakan serta unpredictable tentu saja ketiadan tugas untuk hari ini. Terima kasih para kakak-kakak panitia J





Selasa, 03 September 2013

IP Pertemuan ke-4 : Kekecewaan Kembali Terjadi

Di dalam pertemuan ip hari ini terjadi banyak hal yang tidak dapat telupakan. Pada awalnya di hari ini kami mendatangi banyak presentasi yang menjelaskan tentang berbagai fasilitas di prasetya mulya. Hal mencengangkan pertama yang saya alami adalah pada saat istirahat makan siang yang sangat heboh dengan banyaknya mahasiswa tahun 2013 yang mengumpulkan tanda tangan dari para lodestar dan penegak disiplin yang sedang makan siang dan menunggu jam kelas yang selanjutnya. Dalam mengumpulkan tanda tangan para lodestar dan penegak disiplin ini banyak sekali variasi dalam cara mendapatkan tandatangan tersebut, untuk contohnya ada penegak disiplin yang menanyakan peraturan peraturan yang pernah ada di ip ini, ada juga yang meminta para pemta untuk membuat barisan yang panjangnya luarbiasa. Salah satu kesulitan yang dihadapi di sini adalah make over yang di lakukan untuk membedakan wajah mereka dengan wajah mereka yang ada di dalam bookled panitia tersebut. Situasi pengumpulan tanda tangan ini terjadi mulai dari sepulang ip hai sebelumnya yang memberikan tugas follow up dari bookled panitia tersebut dan sampai lebih dari jam 10 hari selasa 3 september ini dan akan terus berlanjut sampai dengan pengumpulan tugas di hari jumat nanti. Di dalam ip hari ini juga terdapat banyak sekali kejadian menarik yang terjadi, mulai dari pengecekan kelengkapan kita yang mendapatkan tambahan smartcard yang harus tergantng di leher kami bersamaan dengan nametag yang sudah kami buat di ip ke 2 tersebut. Setelah pengecekan dilakukan semua kelompok mempunyai kekurangan , yaitu tidak mengumpulkan buku angkatan yang seharusnya di kumpulkan pada hari ini. Setelah dilakukan pengecekan tersebut karena ada kelompok yang harus memberikan parodi dengan tema yang sudah di tentukan yaitu soto kudus, maka kelompok 41 menayangakan sebuah parodi yag mengambil suatu tokoh dari out bound yang sudah kami jalankan selama 3 hari 2 malam di jatiluhur. Nama tokoh tersebut adalah pak jatnika, seoang kapten yang membimbing kami dalam menjalani out bound di jati luhur. Dengan mencampur suasana suasana yang terjadi di jati luhur dengan banyak humor yang menggelitik berikut dengan tema yang mengharuskan mereka mengdakan soto kudus di dalam parodi mereka, hasil yang membuat semua anggota ip memulai ip sore mereka dengan mood yang bahagia ini menggambarkan keberhasilan yang melepaskan mereka dari cengkraman pita hitam kelompok terbawah tersebut. Setelah dilaksanakan parodi,mc yang berada di depan meminta kelompok kelompok ip untuk menunjukkan yel yel yang dijadikan sebagai tugas awal mereka . Ada beberapa kelompok yang menampilkan el yel mereka dangan confidence , tapi ada juga beberapa kelompok yang mendapatkan teguran karena belum kompak. Setelah pertunjukan yel yel tersebut kami diajarkan sebuah gerakan baru yang bisa di bagi menjadi pelan dan cepat yang bernama “chikipau” yang menjadikan jumlah gerakan yang sudah ada di memori kami bertambah dari 3 menjadi 4. Dan seperti yang di janjikan di pertemuan hari senin para lodestar angkatan 2012 mempertunjukkan yel yel angkatan mereka yang sangat heboh dan menghibur dan terlebih lagi sangat efektif dalam menghancurkan panggung. Tetapi yel yel tersebut memiliki suatu kelemahan yaitu dalam management waktu yang sangat lama. Setelah kami melihat yel yel kelas 2012 tersebut kami di berikan pilihan untuk mengubah yel yel angkatan kami yang sekarang atau membiarkannya saja. Setelah kami di tegur karena tugas buku angkatan kami yang tidak selesai, kami di berikan tugas tambahan yang sangat beragam dan dengan deadline yang tidak lebih dari 1 minggu. Ip hari ini di akhiri dengan pembandingan poin dan dimenangkan oleh kelompok 18 dan pita hitam jatuh kepada kelompok 12 dan mendapat tema parodi yang unik.